Lamongan, 08 Desember 2025 - Madrasah
Ibtidaiyah Negeri 2 Lamongan mempersiapkan memasuki Semester II Tahun Ajaran
2025/2026 dengan menyelenggarakan kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi
Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Workshop yang berlangsung pada 08-09 Desember
2025 di Aula MIN 2 Lamongan dengan tema: "Implementasi Kurikulum Berbasis
Cinta (KBC), Pembelajaran Mendalam, dan KoKurikuler dalam Proses
Pembelajaran." Kegiatan ini bertujuan untuk membekali seluruh guru dan
tenaga kependidikan MIN 2 Lamongan dengan pemahaman mendalam dan keterampilan
praktis guna mewujudkan proses pembelajaran yang efektif, humanis, dan relevan
dengan perkembangan zaman.
Kepala MIN 2 Lamongan, Bapak Dwi
Atmojo, S.Ag., MA dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan
wujud nyata komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan Pendidikan Madrasah
yang unggul.
"Kami berharap melalui workshop
ini, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MIN 2 Lamongan dapat menerapkan
Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pendekatan Pembelajaran Mendalam,
sehingga mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis,
tetapi juga memiliki hati yang lembut dan berkarakter mulia," ujar Bapak
Dwi Atmojo.
Dalam kegiatan ini Bapak H. Banjir
Sidomulyo, M.Pd selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag
Kabupaten Lamongan memberikan dukungan penuh untuk meningkatan kompetensi Guru
dan Tenaga Kependidikan melalui kegiatan workshop ini. Selain itu beliau juga
memberikan arahan tentang Implementasi Moderasi Beragama dalam Kurikulum
Merdeka.
Kegiatan Workshop ini, dibuka secara
resmi oleh Bapak H. Mohammad Muhlisin Muga, S.Ag., MPd. Selaku Kepala
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamongan. Beliau tidak hanya membuka
acara tetapi juga memberikan pembinaan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan MIN
2 Lamongan. Beliau menekankan pentingnya komitmen dan profesionalisme dalam
menjalankan tugas mendidik, serta mendorong agar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
diimplementasikan sebagai fondasi Pendidikan di Madrasah.
Pada sesi inti workshop ini, disampaikan oleh pemateri dari Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Bapak Dr. Achmad Zanuar Ansori, S.Pd., M.Ed. Beliau memaparkan secara komprehensif mengenai BSKAP 046 Tahun 2025 dan KMA 1503 Tahun 2025. Selain itu beliau juga mereview kembali tentang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pada pendekatan kasih sayang, empati, dan pengembangan potensi untuk setiap murid. Materi pada workshop ini difokuskan pada Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), dan KoKurikuler dalam Proses Pembelajaran.
Kami berharap, ini menjadi titik awal perubahan signifikan dalam pendekatan pembelajaran untuk mewujudkan moto di MIN 2 Lamongan “The Religious and Innovative School”. (MS)